Thursday, 25 February 2016

Film 17 Again (2009)





Senin siang saya tidak punya banyak daftar kegiatan untuk dilakukan, jadi saya memutuskan untuk menonton film ajahh. Karena kemaren-kemaren saya sibuk benerr, makanya file film di laptop kesayangan udah kudet banget nih. Ada rekomendasi gak? Kalau ada film yang bagus ntar saya download deh, numpang wifi kantor haha. Film yang asik dan sesuai dengan usia 19 tahun, di bawah itu juga gak masalah, soalnya setiap kali nonton di rumah adek-adek entah dari mana suka ikut nimbrung! Repot juga kalo banyak yang mereka belum mengerti istilahnya, sering nanya-nanya. Saking keseringan jadi gak menghayati filmnya. Apalagi nih ya kalau nonton film yang ada scene 18+, capek ngawasinnya, harus diskip-skip gitu kan filmnya? Hahaha ancur.

Nah hari itu saya bongkar koleksi film lama, yang belum pernah sempat saya nonton. Ketemulah film tahun 2009, judulnya 17 Again. Udah lama banget nih di laptop, tapi baru bias nonton. Sebelum mulai nonton, dari judulnya sedikit bisa ditebak kan filmnya tentang apa? Tujuh belas lagi. Film ini pasti menceritakan tentang seseorang yang kembali mengulang masa-masa sweet seventeennya, entah karena ada sesuatu yang ingin ditebusnya di masa lalu, sekedar rindu dengan masa SMA yang tidak ada duanya, atau apalah dan memang betul sih tebakannya.

Film ini menceritakan tentang Michael O’Donnel, dengan masa SMA yang nyaris sempurna. Yap di masa mudanya dia harus membuat keputusan: beasiswa perguruan tinggi atau pacarnya Scarlet dan bayi di kandungannya.  

Pelajaran pertama dari film ini: jauhi sex before marriage! Serius guys, ini masalah klasik yang dialami oleh kebanyakan pasangan muda bahkan ada yang masih di bangku sekolah harus merelakan pendidikannya karena alasan ini.


Ternyata Mike memilih gadis yang dicintainya, menjadi Ayah muda, dan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.

Pelajaran kedua: gak semua cowok mau bertanggung jawab seperti Mike. Girls, jangan mau termakan muslihat cowok! Kalau cowok kalian beneran sayang, kalian akan dijaga, bukan dijamah.

19 tahun kemudian, pernikahan Mike dan Scarlet sudah benar-benar sulit untuk dipertahankan. Scarlet sudah capek hati dengan Mike. By the way, saya sudah bilang belum kalau yang jadi pemeran Michael O’Donnel remaja adalah ZAC EFRON! Ini satu-satunya film Zac Efron yang bikin saya refleks bilang “Itu Zac Efron bukan sih? Charming gila”. Okay back to pernikahan mereka. Jadi selama mereka menikah, tentu saja ada yang disesalkan Mike. Mike sulit mendapat pekerjaan yang bagus, dan secara langsung tak langsung menyalahkan Scarlet karena mestinya dulu dirinya mendapat beasiswa perguruan tinggi berkat bakatnya bermain basket.

Pelajaran ketiga: Nasi sudah menjadi bubur, jangan menyalahkan orang lain atas keputusan yang dulu kalian pilih. Bagaimana pun ada masa sekarang dan masa depan yang harus diurus, jangan stuck di masa lalu.

Suatu hari secara ajaib Mike berubah secara fisik dari lelaki usia 36 menjadi remaja 17 tahun. Mike pun kembali ke sekolah (sekolah yang sama dengan dua anak remajanya, Maggie dan Alex) untuk menemukan dirinya yang sebenarnya.

Kalau dilanjut nanti saya berubah jadi spoilerwomen haha. Nonton aja sendiri, asik kok, apalagi disini Zac Efron ganteng sekali. 

Kira-kira kalau saya dapat kesempatan untuk tujuh-belas tahun lagi, apa ya yang akan saya lakukan? Di usia itu (2 tahun dari sekarang) masih kelas 11. Wahaha. Di masa itu memang banyak kejadian memalukan tapi seru dan tak perlu untuk diubah. Kalau masa lalu diubah, belum tentu juga masa depan menjadi lebih baik haha. Yang ada, masa lalu, harus dijadikan pelajaran hidup. Idihh ujung-ujungnya bahas masa lalu lagi kan, sekali-kali ajak bahas masa depan dong, kamu, iya kamu!